Penjual Timbangan Digital di Salatiga?

Salatiga memang kota kecil, jarak antar batas kota bisa ditempuh dengan motor hanya dalam hitungan menit saja. Apalagi sekarang sudah ada Jalan Lingkar Salatiga atau sering juga disebut Jalan Baru yang menghubungkan antara daerah Blotongan dengan Tingkir. Lima belas menit juga sampai. Kecil yah..

Sementara itu kalau masuk ke kota, jalan utamanya hanya ada dua yaitu Jalan Jendral Sudirman dan Jalan Diponegoro. Kedua jalan itu bertemu di Bundaran Salatiga.

Meskipun kecil, tapi ternyata masih banyak yang belum tahu dimanakah bila akan membeli timbangan digital maupun timbangan mekanik dengan harga kompetitif di Salatiga. Ada satu tempat yang spesialis menjual produk timbangan digital dan mekanik di Salatiga, namanya Primera Teknik.



Mengapa membeli timbangan di Primera Teknik?

Semua jenis timbangan ada di Primera Teknik, dari timbangan meja atau timbangan kodok, hingga timbangan yang besar-besar seperti timbangan beras, timbangan lantai, timbangan hewan, sampai timbangan laboratorium dan farmasetika.

Primera Teknik juga memberikan layanan garansi selama 1 tahun, bahkan timbangan yang kecil seperti timbagan kue, timbangan gantung, dan pocket scale juga ada garansinya meskipun hanya garansi 3 bulan.

Garansi seperti apakah yang diberikan oleh Primera Teknik?

Tidak semua jenis timbangan ada garansi penuh. Maksudnya garansi penuh adalah garansi service dan spare part. Ada beberapa tipe timbangan digital yang hanya bergaransi service saja, sementara bila ada kerusakan spare part tetap ditanggung oleh konsumen. Biasanya akan diberitahukan berapa lama garansi timbangan digital tersebut dan jenis garansi yang akan diterima bila produk tersebut mengalami kerusakan.

Untuk timbangan farmasetika atau neraca obat/apotek, atau timbangan gram miligram di Primera Teknik juga ada garansinya. Dengan sifat timbang yang sangat halus tentu neraca akan sangat berisiko bila mengalami kerusakan.

Lantas harganya?

Harganya sangat kompetitif. Maksudnya kompetitif? Kompetitif bukan berarti sangat murah, namun harga timbangan digital di Primera Teknik sangat bersaing diimbangi dengan layanan yang diberikan seperti diatas.

Nah, sekarang sudah tahu kan dimana harus membeli timbangan digital yang berkualitas dengan harga yang pantas? Hanya di Primera Teknik yang peduli dengan akurasi timbangan Anda.

Anda dapat menghubungi langsung Primera Teknik di nomor handphone 081225223575, atau melalui e-mail: primerateknik@gmail.com


Tips Membuat Kukis Enak (Bag II)

Pada posting sebelumnya kita sudah tahu lima tips membuat kukis enak. Kita lanjutkan ya lima tips berikutnya. Ini dia..

6. Kocok Adonan Hingga Lembut

Kocoklah dahulu mentega dan gula hingga lembut dan tercampur rata. Setelah itu baru masukkan telur dan bahan lainnya. Khusus mentega dan gula harus dikocok menggunakan mixer. Sedangkan proses penambahan telur dan bahan lainnya cukup diaduk rata menggunakan sendok kayu.

Gunakan mentega bersuhu ruang. Jangan gunakan mentega yang baru keluar dari kulkas. Karena mentega yang masih dingin membuat tekstur kukis kasar dan berpori besar. Jangan pula memanaskan mentega yang baru dikeluarkan dari pendingin dalam microwave dengan alasan agar cepat lembut kalau dikocok.

Mentega yang dimasukkan dalam microwave akan leleh, sehingga tidak baik digunakan untuk adonan kukis. Karena kukis akan melebar saat dipanggang.

7. Buat Adonan Sekaligus

Basic adonan kukis adalah campuran mentega dan gula yang dikocok hingga menjadi krim, kemudian dicampur dengan telur dan terigu.

Nah, adonan krim ini bisa kita buat dalam jumlah besar. Kemudian bungkus dan simpan dalam pendingin. Kita tinggal menimbang adonan krim, menambahkan telur dan terigu ketika akan membuat kukis. Dengan begitu kita menghemat waktu dan tenaga untuk membuat adonan krim.

Bentuk Pola Cetakan Kukis


8. Gunakan Bahan Berkualitas

Pastikan bahwa semua bahan yang kita gunakan segar dan berkualitas. Belu baru baking powder, soda kue, vanili, rempah-rempah, tepung dan gula. Mungki anda tidak selalu membuat kukis, tapi bahan-bahan tersebut diatas termasuk bahan yang masa kadaluarsanya cukup panjang.

9. Durasi Waktu Memanggang

Setelah suhu oven sesuai dengan kebutuhan, atur juga waktu yang dibutuhkan untuk memanggang. Umumnya adonan kukis matang sempurna setelah proses pemanggangan berlangsung antara 20-30 menit.

Jika kukis telah kita keluarkan dari oven, biarkan kukis tetap di loyang selama 3-4 menit, baru kemudian lepaskan dari loyang. Hal ini dilakukan agar tekstur kukis kokoh, sehingga saat diangkat bentuknya tidak rusak.

10. Olesi Loyang dengan Margarin

Mengoles loyang dengan margarin harus dilakukan jika Anda tidak mengalasi bagian dalam loyang dengan baking sheet berupa lembaran plastik tebal anti lengket yang gunanya membuat adonan kukis tidak menempel di loyang.

Ukuran baking sheet sangat beragam, jadi kita tinggal menyesuaikan dengan ukuran yang akan digunakan.

Okey, selamat mencoba membuat kukis ya.. Siapa tahu bisa dijadikan bisnis sampingan bahkan bisnis utama untuk memperoleh penghasilan. Good luck..!!

sumber artikel:
Rubrik Rekarasa Tabloid Nyata I Mei 2011

sumber foto:
aliexpress.com

Tips Membuat Kukis Enak (Bag I)

Kukis biasanya menjadi suguhan wajib saat Hari Raya. Sekarang, dalam banyak kesempatan kue kering yang bentuknya kecil dan beragam rasa ini juga dapat disajikan.

Rasa dan bentuk kukis beraneka ragam sehingga banyak orang yang suka. Bukan hanya anak-anak, melainkan juga orang dewasa pun banyak yang menyukainya. Pendapat tentang bagaimana kukis yang enak pun beragam. Ada yang berpendapat kukis enak adalah yang bertekstur rapuh dan lembut, tetapi ada yang mengatakan kukis seharusnya renyah. Kembali ini soal selera, jadi tidak perlu diperdebatkan. Yang penting sekarang adalah bagaimana membuat kukis.

Prinsip dasar membuat kukis adalah sederhana. Kita cukup mencampur gula putih, margarin dan tepung terigu untuk mendapatkannya. Cara mencetaknya juga nggak rumit. Kita bisa gunakan sendok untuk membentuknya, atau bisa membulatkan adonan menggunakan tangan.

Nah, kali ini Salatiga Ceria akan memberikan tips agar sukses menjadi kukis terenak yang pernah disantap oleh keluarga tercinta.

1. Ukuran Tepung

Ini adalah hal paling penting dalam pembuatan kukis.  Menambahkan tepung terlalu banyak akan membuat kukis sulit dipanggang dan kering. Dan pastikan proses pencampuran tepung dengan bahan lain hanya cukup tercampur rata. Semakin sering dan keras mengaduk adonan, hasil jadi kukisnya akan keras dan liat.

Kukis

2. Margarin

Jika kita menginginkan kukis yang rapuh dan lembut, maka dari itu ukuran margarinnya harus ditambah. Benarkah? Salah saudara-saudara.. Karena dengan menambah ukuran margarin, kukis justru akan melebar dan kering.

Cara yang tepat adalah dengan menambah sedikit susu bubuk dan tepung maizena dalam adonan. Selain itu masukkan tepung terigu, maizena dan susu bubuk ketika adonan mentega dan gula sudah lembut. Satu lagi, jangan mengaduk adonan menggunakan spatula atau tangan. Gunakan sendok kayu dan cukup aduk saja hingga rata.

3. Pendinginan Adonan Sebelum Dipanggang

Agar bentuk kukis kokoh dan tidak mengembang saat dipanggang, sebaiknya disimpan dulu adonan dalam kulkas selama 30 menit. Proses pendinginan ini selain mengantisipasi agar kukis tidak mekar, juga bertujuan agar adonan lebih mudah dibentuk dan dicetak.

4. Gunakan Silicone Rolling Pin

Dengan rolling pin berbahan silicone, kita tidak perlu menambahkan tepung terigu ketika menggilas adonan. Rolling pin berbahan kayu berisiko adonan menempel. Sehingga perlu ditaburi terigu dulu sebelum digunakan untuk menggilas adonan.

Rolling pin berguna membuat ketebalan adonan merata dan hasil kukis jadi lebih empuk, karena proses penggilasan.

5. Penggunakan Oven Thermometer

Sebaiknya dalam membuat kukis, kita menggunakan oven yang dilengkapi thermometer. Perlu diingat panas oven elektrik dengan oven konvesional yang dipanaskan diatas kompor pasti berbeda. Gunakan suhu rendah saat memanggang adonan kukis. Suhu paling tepat untuk memanggang kukis berkisar antara 150°C - 160°C.

Masih ada lima tips lagi, disambung di posting berikutnya ya.. biar nggak kepanjangan..

sumber artikel:
Rubrik Rekarasa Tabloid Nyata I Mei 2011.

sumber foto:
westcorktimes.com


Sego Tumpang Koyor (Nasi Tumpang Koyor)

Mungkin belum banyak yang tahu apa itu Sega Tumpang Koyor. Masakan khas kota Salatiga berbahan dasar koyor sapi atau otot sapi. Saya sendiri belum tahu kandungan lemak, protein, atau kolesterol dalam koyor. Yang saya tahu, Sega Tumpang Koyor itu enak rasanya.

Ada beberapa tempat yang menjual masakan Nasi Tumpang Koyor ini. Sejauh yang saya tahu dan cocok buat lidah saya yaitu di daerah jalan Ahmad Yani, jalan Kesambi di pintu grosir telur Waringin, kemudian di jalan Pemotongan seberang Soto Pojok Photo Dewi. Mungkin masih banyak lagi lainnya yang saya belum tahu.

Nah, favorit saya adalah yang ada di jalan Ahmad Yani. Ini dia gambarnya.

Nasi Tumpang Koyor A Yani Salatiga

Ya begitu itu wajah dari Nasi Tumpang Koyor di jalan A. Yani Salatiga. Komposisinya adalah nasi putih, sayuran, diatasnya ditaruh koyor, tahu dan serundeng.

Dalam sebulan saya selalu sempatkan ke warung kecil ini. Caranya mudah kok kalau mau mencoba masakan ini. Begitu Anda sampai di Salatiga, tanya saja jalan menuju Perempatan Pasar Sapi, kemudian masuk ke jalan A.Yani atau arah ke kota. Dari Pasar Sapi, kiri jalan, dan warungnya berada di pinggir jalan pas jalan tanjakan di trotoar depan agen elpiji 3 kg. Warna kain penutup warungnya adalah biru dongker.

Selamat menikmati..



Salatiga Kota Tercinta

Sebagai kota, Salatiga termasuk kota yang kecil. Mungkin termasuk yang paling kecil di negara kita Indonesia. Kalau kamu coba naik kendaraan sendiri dari batas kota bagian selatan sampai batas kota bagian utara paling-paling hanya butuh waktu lima belas menit. Apalagi kalau kamu lewat Jalan Lingkar Salatiga, bisa jadi cuma sepuluh menit.

Salatiga berada di Propinsi Jawa Tengah antara kota Semarang dan Surakarta (Solo). Salatiga berada di tengah-tengahnya. Dan semua batas kota Salatiga bersentuhan langsung dengan Kabupaten Semarang. Namanya juga kota kecil, jadinya dikepung deh.. hehe..



Meskipun kecil, bagiku Salatiga adalah kota paling nyaman untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Udaranya sejuk, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Mau kemana-mana juga dekat, semua juga sudah ada. Bicara kuliner, juga banyak makanan enak di Salatiga.

Yang menjadikan Salatiga menjadi kota kecil yang ramai adalah adanya sebuah universitas besar dan ternama yaitu Universitas Kristen Satya Wacana atau orang biasa menyebut dengan kuliah di Satya, atau UKSW. Sayangnya aku nggak kuliah di Satya, jadi aku nggak bisa cerita banyak tentang Satya. Mungkin kapan-kapan aku bisa cari cerita dari teman-temanku yang pernah kuliah disana dan aku ceritakan disini.

Nah, blog ini ada hanya karena aku ingin cerita-cerita tentang kota kelahiranku ini. Di kota inilah aku dilahirkan. Kata ibuku aku dilahirkan di DKT (Dinas Kesehatan Tentara), dulu jaman aku kecil tempatnya di daerah Cungkup Jalan Yos Soedarso, yang sekarang menjadi Dinas Perhutani. Sekarang DKT sudah pindah di Jalan Muwardi dan berganti nama menjadi Rumah Sakit dr. Asmir.

Sementara itu dulu deh cerita tentang Salatiga Kota Tercinta, nanti disambung lagi dengan cerita yang lain tentang Salatiga dan sekitarnya.
 

Blogger Template by Clairvo